• Hubungi Redaksi
Kirim Tulisan
Akun Saya
Logout
Media Wanita
Kirim Tulisan
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Selebritis
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Media Wanita
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Selebritis
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Media Wanita
No Result
View All Result
Home Berita Utama

TKW di Hong Kong Resah: Peraturan KJRI Dinilai Berbelit, Libur Hanya Minggu Jadi Beban dan pelayanan

Freelance Journalists Association

Freelance Journalists Association by Freelance Journalists Association
28 September 2025
in Berita Utama
A A
0
854
SHARES
1.2k
VIEWS

Hong Kong – Sejumlah Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia di Hong Kong mengeluhkan aturan yang dikeluarkan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong. Mereka menilai berbagai kebijakan dan prosedur administrasi yang diterapkan terlalu berbelit-belit, sehingga justru menyulitkan para pekerja migran yang mayoritas hanya memiliki waktu luang pada hari Minggu.

“Kalau mau urus dokumen di KJRI, harus antre panjang dan aturannya ribet sekali. Sementara kami hanya libur hari Minggu. Jadi waktu istirahat kami habis hanya untuk urus dokumen,” ujar salah seorang TKW di kawasan Victoria Park, Minggu (28/9).

Keluhan ini bukan pertama kali terdengar. Para pekerja migran berharap KJRI lebih memahami kondisi nyata mereka di lapangan. Dengan beban kerja yang padat selama enam hari dalam seminggu, satu-satunya hari libur seharusnya bisa digunakan untuk istirahat atau berkumpul dengan teman, bukan justru habis di antrean panjang.

Aktivis pekerja migran juga menyoroti persoalan ini. Menurut mereka, pelayanan publik semestinya dibuat lebih sederhana, cepat, dan ramah terhadap pekerja. “TKW adalah pahlawan devisa, tapi kenapa malah dipersulit di negeri orang? KJRI seharusnya jadi rumah perlindungan, bukan tempat yang bikin resah,” tegas salah seorang aktivis.

Desakan untuk perbaikan pelayanan semakin kuat. Para pekerja migran berharap KJRI segera melakukan evaluasi dan membuka ruang dialog agar kebijakan lebih berpihak kepada mereka yang telah berkorban meninggalkan keluarga demi bekerja di luar negeri.

Kirim Tulisan

“Cukup sekali kami merasa seperti tamu di negeri orang, jangan sampai di tempat perwakilan negara sendiri pun kami dipersulit,” tambah seorang TKW dengan nada kecewa.

 

Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
Kirim Tulisan
Freelance Journalists Association

Freelance Journalists Association

PERNA DI:RRI DIGITAL.RRI PEKANBARU WALAU BANTU ABANG SAYA.MEDIA SINDO TUJUH.FJA.MAGAZINE INDONESIA.ANGGOTA SOKSI ADMINTRASI RIAU.DISINI SAYA HANYA INGIN MENYUARAKAN SUARA RAKYA.KEADILAN HARUS DITEGAKAN. TUMPUL KEBAWAH.TAJAM KEATAS.walau aku berjuang dengan sendiri.melalu media" yang ada.dunia tidak dibawa mati.BERSYUKUR LAH PADA ALLAH.JANGAN PADA KU.

Please login to join discussion
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat & Ketentuan Tulisan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

© 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Selebritis
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita