• Hubungi Redaksi
Kirim Tulisan
Akun Saya
Logout
Media Wanita
Kirim Tulisan
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Selebritis
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Media Wanita
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Selebritis
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Media Wanita
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Inovasi Mahasiswa: Limbah Bonggol Jagung Jadi Briket Ramah Lingkungan di Desa Mojokembang

Mahasiswa KKN ajak Karang taruna Desa Mojokembang untuk Inovasi limbah sampah

Redaksi by Redaksi
17 January 2025
in Berita Utama
A A
0
Limbah Bonggol Jagung

Lapangan Desa Mojokembang

869
SHARES
1.3k
VIEWS
Kirim Tulisan
Mojokembang, Mojokerto – Bagus subarkah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Sub Kelompok 02/R15 memprakarsai program $ inovatif$  berupa pemanfaatan limbah bonggol jagung menjadi briket arang ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Semester Gasal 2024/2025.
Dipimpin oleh Raihan Anwar T, mahasiswa dari Program Studi Administrasi Negara, program ini melibatkan tim yang terdiri dari Bagus Subarkah, Fifiana Putri Febianti, Gading Rensa Qaira F, dan Devi Lutvita Sari, dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Zida Wahyudin, S.Pd., M.Si.
Program ini bertujuan mengolah limbah bonggol jagung menjadi briket sebagai energi alternatif untuk mengatasi krisis bahan bakar sekaligus memanfaatkan limbah pertanian yang sering terbuang percuma.
Briket yang dihasilkan memiliki nilai kalor tinggi, emisi rendah, dan biaya produksi yang terjangkau. Proses pembuatan melibatkan teknik karbonisasi serta penggunaan perekat alami.
“Dengan memanfaatkan limbah yang sebelumnya tidak digunakan, kami berharap dapat mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi kami, terutama para petani jagung,” ujar pak sumantri, ketua karang taruna desa mojokembang
Selama 12 hari pelaksanaan, mulai 12 hingga 23 Januari 2024, tim KKN melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan produksi, hingga pemasaran produk. Mitra utama kegiatan ini adalah Karang Taruna Desa Mojokembang. Selain menghasilkan briket, program ini juga mendorong edukasi pengelolaan limbah dan penggunaan energi ramah lingkungan.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan limbah secara bertanggung jawab dan menyediakan alternatif energi berkelanjutan. Dengan keberhasilan proyek ini, Desa Mojokembang diharapkan menjadi percontohan pengelolaan limbah pertanian di wilayah sekitar.
Inovasi ini membuktikan bahwa solusi sederhana berbasis masyarakat dapat memberikan dampak besar terhadap lingkungan dan kesejahteraan sosial. Tim KKN juga berharap bahwa hasil penelitian dan implementasi ini dapat menjadi dasar bagi usaha mikro berbasis limbah pertanian di masa depan.
Share348Tweet217Share61Pin78SendShare
Kirim Tulisan
Redaksi

Redaksi

Please login to join discussion
Media Wanita

Media Wanita menghadirkan berbagai informasi terbaru dan terpercaya tentang Wanita

Follow Us

  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat & Ketentuan Tulisan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

© 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Selebritis
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
  • Login

© 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita