• Hubungi Redaksi
Kirim Tulisan
Akun Saya
Logout
Media Wanita
Kirim Tulisan
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Selebritis
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Media Wanita
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Selebritis
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Media Wanita
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Mahasiswa UNTAG Surabaya Ciptakan Dua Alat Penabur Pupuk untuk Tingkatkan Produktivitas Petani di Desa Bendunganjati

Redaksi by Redaksi
19 January 2025
in Berita Utama
A A
0
865
SHARES
1.3k
VIEWS

Mojokerto, 19 Januari 2025 – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok R-12 subkelompok 4, meluncurkan dua alat inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Kedua alat tersebut, yaitu alat penabur pupuk cair dan alat penabur pupuk padat yang dirancang khusus untuk memudahkan petani dalam proses pemupukan lahan.

Alat penabur pupuk padat memiliki desain berbentuk tabung dengan sistem dorong sederhana, yang memungkinkan petani untuk menyebarkan pupuk secara merata dan efisien. Alat ini menghemat waktu dan tenaga, serta cocok digunakan di berbagai jenis lahan seperti sawah, ladang, dan kebun. Dengan alat ini, petani diharapkan dapat mengurangi pemborosan pupuk sekaligus meningkatkan hasil pertanian.

Sementara itu, alat penabur pupuk cair menggunakan sistem gravitasi untuk menyemprotkan pupuk cair langsung ke tanaman. Saat kran dibuka, pupuk cair akan mengalir dan menyebar ke tanaman secara merata. Alat ini ringan, praktis, dan mudah digunakan di berbagai lahan seperti sawah dan kebun, memberikan kemudahan bagi petani dalam melakukan pemupukan secara efisien.

Kirim Tulisan

Kedua alat ini telah diperkenalkan melalui demonstrasi langsung kepada petani setempat. Para petani menyambut positif kehadiran alat tersebut, yang dianggap dapat meringankan beban kerja mereka dan meningkatkan produktivitas pertanian. Inovasi ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

Share346Tweet216Share61Pin78SendShare
Kirim Tulisan
Redaksi

Redaksi

Please login to join discussion
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat & Ketentuan Tulisan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

© 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Selebritis
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita