• Hubungi Redaksi
Kirim Tulisan
Akun Saya
Logout
Media Wanita
Kirim Tulisan
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Selebritis
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Media Wanita
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Selebritis
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Media Wanita
No Result
View All Result
Home Opini

Profesionalisme Guru dalam Produksi Konten Pendidikan : Tantangan, Kompetensi, dan Peluang

Azzah Febriyanti by Azzah Febriyanti
25 November 2025
in Opini
A A
0
guru
854
SHARES
1.2k
VIEWS

Profesionalisme guru dalam memanfaatkan teknologi menjadi tuntutan guru pada era digital. Guru yang tidak professional dalam mengembangkan model pembelajaran karena tidak menguasai teknologi maka tidak dapat memperbaiki mutu Pendidikan sesuai perkembangan zaman. Guru perlu mengawasi hambatan dalam

mengadopsi alat digital dan membantu siswa mengembangkan literasi digital yang

diperlukan untuk menghadapi dunia yang terus berkembang. Sebagaimana yang

dikemukakan oleh Wulandari dan Hamzah (2021), “Kemajuan teknologi informasi

memberikan peluang dan tantangan yang besar bagi guru untuk terus meningkatkan

kompetensinya dalam menghadapi dunia digital” Tantangan ini semakin kompleks

mengingat pentingnya mengintegrasikan pembelajaran berbasis teknologi dengan

nilai-nilai Pendidikan yang fundamental. Era globalisasi atau biasa disebut dengan

era revolusi industry 4.0 telah membawa perubahan yang signifikan dalam cara

penyampaian Pendidikan, dan munculnya teknologi digital semakin merevolusi

sektor Pendidikan. Penggunaan media digital dapat dalam pengajaran telah

meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan motivasi siswa (Amtomis,

2022: sada, 2022).

Pembelajaran digital Adalah salah satu hasil dari revolusi industry, dan telah

mengubah cara siswa dan guru berinteraksi (Dito & Pujiastuti, 2021: Pitt et al.,

2018). Peserta didik dan guru tidak perlu bertemu secara fisik untuk melakukan

proses pembelajaran, dan sumber belajar dapat diakses kapan saja dan dimana saja.

Dalam hal ini profesi guru diharapkan tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk

siswa yang mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di dunia. Namun, era

globalisasi juga nenawarkan berbagai peluang bagi profesi guru. Dengan akses ke

berbagai sumber daya digital dan jaringan global, guru dapat memperkaya materi

ajar dan metode pengajar mereka. Hal ini memungkinkan guru untuk meningkatkan

kualitas Pendidikan dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap system

Pendidikan. Seperti yang diungkapkan oleh Hidayah (2023), “Peningkatan mutu

Pendidikan akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Pendidikan, yang

penting bagi keberlanjutan sistem pendidkan di masa depan”. Hal ini menunjukkan

bahwa pemanfaatan teknologi dalam Pendidikan dapat membawa dampak positif

bagi kualitas Pendidikan secara keseluruhan. Untuk menghadapi tantangan dan

memanfaatkan peluang ini, guru perlu memiliki strategi dan kesiapan yang baik.

Peningkatan kompetensi professional melalui pelatihan dan pengembangan diri

menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan sesuai dengan

kebutuhan zaman.Menurut berbagai penelitian, pembelajaran masa kini cenderung menyukai

pembelajaran yang memanfaatkan perkembangan teknologi sehingga konten

pembelajaraan dapat diakses kapanpun secara cepat dan mudah (Prismanata & sari,

2022). Pembelajaran monoton tanpa media yang menarik akan menurunkan minat

dan semangat belajar pembelajar masa kini. Oleh karena itu, urgensi dan kebutuhan

pembelajaran digital akan semakin meningkat seiring perkembangan zaman

(Jainudin, 2022). Computer juga bisa digunakan untuk menghindarkan kejenuhan

peserta didik, dengan menjadikannya sebagai permainan yang berkaitan dengan

Pelajaran. Penggunaan presentasi dapat dimanfaatkan guru dan siswa guna

menyampaikan Pelajaran dan tugas-tugas yang sudah ditugaskan. Penggunaan e-

mail maupun website sebagai sistem belajar mengajar maupun sarana interaksi

dalam komunikasi kepada peserta didik sebagai pendukung pelaksanaan belajar

mengajar.

Kirim Tulisan

Pemanfaatan internet digunakan sebagai kegiatan browsing untuk mencari tambahan

materi atau mencari informasi-informasi terkait materi belajar dan bisa dijadikan

sebagai strategi baru dalam pembelajaran sehingga bisa memudahkan peserta didik

dalam belajar dimanapun serta kapanpun dengan tetap menggunakan pedoman

pembelajaran yang akan disampaikan di dalam kelas.

Berhubungan dengan profesionalisme guru, melihat PP No. 74 Tahun 2008 tentang

pendidik, maka ada empat kompetensi keahlian yang dimiliki diantaranya :

1. Kompetensi Pedagogic

Menurut Standar Nasional Pendidikan, Pasal 28 Ayat 3 point A menyatakan

bahwa kompetensi pedagogic Adalah kemampuan untuk mengelola

pembelajaran peserta didik, yang mencakup pemahanan tentang peserta

didik, perancangan dan pelaksaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan

pengembangan peserta didik untuk memaksimalkan potensi mereka.

2. Kompetensi Kepribadian

Menurut Standar Nasional Pendidikan, Pasal 28 Ayat 3 point B menyatakan

kompetensi kepribadian Adalah kemampuan kepribadian yang mantap,

stabil, dewasa, adil, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan

berakhlak mulia.

3. Kompetensi Profesional

Menurut Standar Nasional Pendidikan, Pasal 28 Ayat 3 Point C menyatakan

bahwa kompetensi professional Adalah kemampuan untuk menguasai

materi pembelajaran secara menyeluruh dan mendalam, yang

memungkinkan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang ditetapkan

dalam Standar Nasional Pendidikan.

4. Kompetensi Sosial

Menurut Standar Nasional Pendidikan, Pasal 28 Ayat 3 Point D menyatakan

bahwa kompetensi sosial Adalah kemampuan guru sebagai anggota

masyarakat untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan siswa,

sesame akademik, tenaga kependidikan, orang tua/wali siswa, dan

masyarakat sekitar.Kemampuan professional bisa dimaknai dengan kompetensi pendidik guna

menguasai, menggunakan dan mengimplementasikan berbagai sumber daya guna

berwawasan pengetahuan yang luas dan menyesuaikan teknologi informasi

komunikasi sesuai dengan perkembangan era. Secanggih apapun teknologi yang

dimanfaatkan pada kegiatan belajar mengajar, pendidik harus slalu menduduki

kedudukan utama sebagai developer kreasi dan mentor dalam kegiatan belajar

mengajar. Kedudukan pendidik tidak bisa tergantikan sehingga kreatifitas pendidik

murni dibutuhkan pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam

kegiatan belajar mengajar.

Dibutuhkan pemahaman yang lebih dari seorang pendidik atau tenaga guru guna

menggunakan atau memanfaatkan berbagai macam kelebihan yang ditawarkan oleh

teknologi informasi dan komunikasi di zaman modern guna bisa digunakan dengan

maksimal sehingga proses penyampaian materi bisa menarik perhatian sehingga

bisa meningkatkan fokus dan semangat peserta didik dalam kegiatan belajar

mengajar. Konektivitas tersebut memudahkan peserta didik untuk mengakses

informasi, pengetahuan, ataupun konten-konten yang terpampang dalam 1,94

miliar situs web dunia. Penyediaan konten-konten mendidik dan metode

pembelajaran yang menarik sangat diperlukan di era digital ini, karena peran guru

sebagai fasilitator bagi peserta didik.

Penggunaan teknologi dalam Pendidikan juga menjadi harapan yang signifikan.

Dengan memanfaatkan teknologi secara efektif, guru dapat menciptakan

pengalaman belajar yang labia menarik dan interaktif bagi siswa. Pelatihan

mengenai teknologi Pendidikan dan strategi untuk mengintegrasikannya ke dalam

kurikulum akan sangat membantu guru dalam mengatasi tantangan yang muncul

dalam proses pembelajaran di era digital saat ini. Dalam dunia Pendidikan, teknologi

bukan hanya sekedar alat bantu, tetapi juga telah mengubah paradigma Pendidikan

secara menyeluruh. Peningkatan kualitas Pendidikan di Indonesia dapat dicapai

melalui pemberdayaan guru melalui teknologi. Teknologi tidak hanya berfungsi

sebagai alat bantu pengajaran, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan

kompetensi dan efektivitas guru. Melalui platform online, guru-guru dapat dengan

mudah mengakses kursus, materi Pelajaran, dan sumber daya Pendidikan yang

relevan. Dengan demikian, mereka dapat terus mengembangkan keterampilan dan

pengetahuan mereka sepanjang karir mereka dengan labia efisien.

Pemanfaatan teknologi dalam konteks Pendidikan memang menawarkan banyak

manfaat, namun salah satu tantangannya Adalah aksesibilitas. Meskipun teknologi

Baca Juga

Ramalan Shio Ular di Tahun 2025: Tahun Naga Kayu

29 January 2025

Efisiensi Tanggap Bencana

24 January 2025

Kajian Sabtu Pagi : Sahabat Membawa Kebaikan atau Keburukan? Oleh Ustadz Abdul Muhaemin

18 January 2025

Memahami Konsep, Peran, dan Proses Representasi Sosial untuk Menghadapi Isu-Isu Sosial Saat Ini.

26 December 2024

telah memungkinkan Pendidikan jarak jauh,namun tidak semua daerah di Indonesia

memiliki akses yang sama ke infrastruktur internet yang stabil. Terutama pada daerah

pedesaan, akses internet munkin terbatas atau bahkan tidak tersedia. Tantangan

selanjutnya Adalah ketergantungan pada teknologi. Selain memberikan banyak

manfaat, terlalu bergantung pada perangkat dan aplikasi teknologi dapat

menyebabkan isolasi sosial dan masalah Kesehatan mental, terutama pada anak-anak

dan remaja. Solusi yang harus di implementasikan Adalah pendekatan yang

seimbang dalam penggunaan teknologi, dengan mengutamakan pengembangan

keterampilan sosial.Di era digital, ketersediaan kontem pembelajaran sangat bayak. Namun, untuk

mencipatakan pembelajaran digital yang labia kompleks dan interaktif, dibutuhkan

pendampingan dalam penyediaan dan pemanfaatan konten tersebut. Konten digital

Adalah solusi efektif untuk memenuhi perubahan karakteristik dan kebutuhan

belajar peserta didik pada masa kini. Oleh karena itu, pendampingan intensif bagi

guru Adalah langkah signifikan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik dalam

adaptasi digital. Pendampingan ini bertujuan untuk membantu menghasilkan konten

pembelajaran yang labia kompleks dan interaktif.

Strategi pengembangan profesionalisme guru Adalah serangkaian Upaya yang

dilakukan oleh individua tau organisasi untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas

guru. Strategi ini disusun secara sistematis dan melibatkan berbagai pihak yang

terkait dalam Pendidikan. Tantangan guru pada era digital atau pada era revolusi

industry 4.0 adalah seorang guru harus mampu mengubah cara berpikir peserta didik

dari memanfaatkan menjadi menciptakan. Pendidikan harus dapat menciptakan

lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan zaman agar mampu

beradaptasi dan bersaing dalam dunia kerja.

Kesimpulan utama dari penjelasan diatas Adalah profesionalisme guru dalam

memanfaatkan dan menguasai teknologi dan komunikasi untuk memproduksi konten

Pendidikan digital yang menarik Adalah suatu tuntutan krusial pada era digital.

Meskipun dihadapkan pada tantangan infrastruktur dan lietrasi digital, peluang besar

untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan meningkatkan mutu mutu

Pendidikan. Tuntutan inilah yang menjadikan kunci untuk mengatasi tantangan

penurunan minat belajar, meningkatkan mutu Pendidikan, dan memastikan lulusan

siap bersaing di dunia kerja nantinya, dimana peran guru sebagai developer kreasi

dan fasilitator tetap tidak tergantikan oleh teknologi.Daftar Pustaka

Basri, H. (2023, Desember 27). TANTANGAN BAGI PROFESIONALITAS

GURU DI ERA MILLENIAL. TANTANGAN BAGI PROFESIONALITAS

GURU DI ERA MILLENIAL.

Dewi Ratnaningsih, H. K. (2023). PENDAMPINGAN PRODUKSI KONTEN

PEMBELAJARAN. Kumawula, Vol.6, No.2, Agustus 2023, 372 – 381.

Fazrian Thursina, Y. P. (2023). Analisis Kebutuhan Profesionalisme Guru dalam

Menghadapi Tantangan Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0: Kasus

Kabupaten Sukabumi. Vol. 01, No. 06, April, 266-273.

Ghoyatul Qoshwa, E. F. (2020). Profesionalisme Guru dalam Implementasi

Teknologi di Madrasah Aliyah Bustanul Ulum Glagah Lamongan. Volume

9 Nomor 1 (2020), 1-17.

Heldayani, I. (2024, November 11). Profesionalisme Guru: Tantangan dan Harapan

dalam Pendidikan Masa kini. Profesionalisme Guru: Tantangan dan

Harapan dalam Pendidikan Masa kini.

Rahma Dania Purba, S. A. (2024). STRATEGI PENGEMBANGAN

PROFESIONALISME GURU DI ERA DIGITAL. Volume: VIII Edisi: I.

Juni. 2024 , 88-95.

Rimata Deby Pratiwi, S. (2023, Desember 4). Dampak Perkembangan Teknologi

dalam Dunia Pendidikan Formal di Indonesia. Dampak Perkembangan Teknologi dalam Dunia Penddidikan Formal di Indonesia

 

Tags: guru
Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
Kirim Tulisan
Previous Post

Deeandra Al Naila Nugroho Raih Gelar Puteri Remaja Indonesia Intelegensia 2025

Next Post

Unggahan Konten Yositara Bikin Emak-Emak Auto Ikut! Ini Alasan Dia Cepat Disukai Netizen

Azzah Febriyanti

Azzah Febriyanti

Related Posts

Ramalan Shio Ular di Tahun 2025: Tahun Naga Kayu

29 January 2025

Efisiensi Tanggap Bencana

24 January 2025

Kajian Sabtu Pagi : Sahabat Membawa Kebaikan atau Keburukan? Oleh Ustadz Abdul Muhaemin

18 January 2025

Memahami Konsep, Peran, dan Proses Representasi Sosial untuk Menghadapi Isu-Isu Sosial Saat Ini.

26 December 2024
Next Post
Yositara

Unggahan Konten Yositara Bikin Emak-Emak Auto Ikut! Ini Alasan Dia Cepat Disukai Netizen

Ervina Aprilianti

Ini 7 Tips Buat Konten Aesthetic Ala Ervina Aprilianti, Konten Kreator Viral Karena Visualnya Clean, Tenang, dan Cantik Natural

Pelajar Perempuan Ambil Kendali: Ruang Pahlawan Kekinian Jadi Ajang Kiprah Pemimpin Muda Sukoharjo

Universitas Al-Azhar Indonesia dan Yayasan Sahabat Sekar Mekar Gelar Ngobrol Santai Parenting Islami: “Keluarga Kuat, Anak Hebat” di Jakarta Selatan

Kemen PPPA Apresiasi Program Satu Juta Vaksin Kanker Serviks untuk ASN sebagai Investasi Generasi Masa Depan

Kemen PPPA Apresiasi Program Satu Juta Vaksin Kanker Serviks untuk ASN sebagai Investasi Generasi Masa Depan

Please login to join discussion

Sponsored Post

Quinn Depok Ethnic Fashion Festival 2023

Anissa Quinn Puteri Batik Cilik Indonesia 2022 Hadir Dalam Depok Ethnic Fashion Festival (DEFF) 2023

by Redaksi
12 December 2023
6

...

Ry Hyori Dermawan Rilis Single Berjudul 'Indonesia Yang Ku Cinta'

Ry Hyori Dermawan Rilis Single Berjudul ‘Indonesia Yang Ku Cinta’

by Redaksi
13 September 2024
2

...

Media Wanita

Media Wanita menghadirkan berbagai informasi terbaru dan terpercaya tentang Wanita

Follow Us

  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat & Ketentuan Tulisan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

© 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Selebritis
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita