Gen Z Waves! Audellya Ambara Harsono Bawa Ratusan Buku dari Amerika untuk Anak Pesisir di Hari Anak Nasional
Momen Hari Anak Nasional (HAN) kemarin jadi waktu yang spesial banget buat Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2025, Audellya Ambara Harsono. Nggak mau sekadar merayakan dengan seremonial biasa, cewek inspiratif yang satu ini memilih buat langsung turun ke lapangan dan berbagi positive vibes bareng anak-anak nelayan di Taman Anak Pesisir Jakarta.
Lewat gerakan keren bernama Books of Hope, Audellya memboyong ratusan buku cerita berbahasa Inggris yang dia bawa langsung dari Amerika Serikat. Aksi sosial ini berkolaborasi manis dengan Bang Aceng, sosok di balik berdirinya ruang belajar buat anak-anak nelayan di sana. Bener-bener definisi youth power yang nyata!

Putri kedua dari pasangan Reza Antartika Harsono dan Febrina Ayulestari Wuisan ini emang sengaja memilih momen Hari Anak Nasional buat eksekusi projeknya. Menurut Audellya, hari besar ini kudu dirayakan dengan sesuatu yang membekas dan berguna banget buat masa depan mereka.
“Alasan aku kasih buku-buku ke anak pesisir di Hari Anak Nasional itu karena aku pikir ini kayak ulang tahun besar untuk anak-anak. Bukunya itu hadiah untuk anak-anaknya,” cerita Audellya dengan penuh semangat kepada tim mediawanita.com.

Bagi Audellya, Hari Anak Nasional adalah panggungnya seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali. Dia pengen anak-anak di kawasan pesisir juga ngerasa kalau mereka itu hebat, pintar, dan punya kesempatan yang sama buat meraih mimpi mereka lewat literasi yang baik.
Keseruan makin pecah saat buku-buku mulai dibagikan. Anak-anak di sana super antusias sampai rela membuat barisan antrean yang rapi demi bisa memilih buku favorit mereka sendiri. Momen wholesome ini diakui Audellya bikin hatinya hangat banget.

“Waktu aku membagikan buku-buku ke semua anak-anak di sana, mereka senang sekali. Semuanya mau. Mereka baris, dari belakang pada lihat-lihat, ‘Oh, itu aku nanti dapat buku apa ya’. Lucu banget mereka semua hati-hati megang bukunya,” tambahnya sambil mengenang momen gemas itu.
Nggak cuma itu, best part-nya adalah ketika anak-anak nelayan tersebut langsung duduk bareng dan membuka buku baru mereka buat dibaca saat itu juga. Melihat ketertarikan mereka yang tinggi sama buku berbahasa Inggris bikin Audellya makin termotivasi buat terus berbagi.

Biar nggak bosen, Audellya juga punya cara unik buat mengenalkan bahasa Inggris. Alih-alih gaya belajar yang kaku, dia malah ngajakin anak-anak buat fun learning lewat games dan nyanyi bareng. Konsep belajar sambil main ini sukses bikin anak-anak pesisir betah!

Lagu-lagu hits anak seperti ‘Head, Shoulders, Knees and Toes’ dan ‘If You’re Happy and You Know It’ dipakai buat melatih kosakata sambil bergerak aktif. Nggak lupa, Audellya juga mengenalkan kata-kata kasual yang ada di sekitar mereka, mulai dari table (meja), chair (kursi), sampai t-shirt (kaos).

“Lewat lagu dan gerak mereka nggak ngerasa lagi belajar. Rasanya lagi main, tapi kosakatanya masuk,” jelas Audellya mengenai rahasia metode belajarnya yang seru.
Fyi, Books of Hope ini bukan project sosial pertama yang dibikin sama Audellya, lho. Sebelumnya, Puteri Anak Indonesia Pendidikan ini juga sempat mendistribusikan buku bacaan untuk anak-anak marjinal yang belajar di sekolah kolong jembatan daerah Jakarta Utara.

Dari rangkaian aksi keren ini, Audellya berharap buku-buku yang dia bagikan nggak cuma jadi pajangan, tapi bisa memicu anak-anak pesisir buat makin rajin membaca, pede cas-cis-cus pakai bahasa Inggris sederhana, dan berani melihat dunia yang lebih luas lagi. Keep inspiring, Audellya!







