• Hubungi Redaksi
Kirim Tulisan
Akun Saya
Logout
Media Wanita
Kirim Tulisan
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Media Wanita
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Media Wanita
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Desa Kayuapak Menuju Desa Inklusif: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Gali Gagasan Inklusivitas

Redaksi by Redaksi
13 September 2024
in Berita Utama
A A
0
Desa Kayuapak Menuju Desa Inklusif

Desa Kayuapak Menuju Desa Inklusif

871
SHARES
1.3k
VIEWS

Desa Kayuapak Menuju Desa Inklusif: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Gali Gagasan Inklusivitas

Kayuapak, Sukoharjo– Jumat, 13 September 2024, Desa Kayuapak Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, menggelar kegiatan bertajuk “Team Building dan Penggalian Gagasan Pengurus Sekolah Lapang Desa Inklusi” sebagai upaya mewujudkan desa inklusif yang ramah bagi semua kelompok masyarakat, termasuk kelompok rentan dan disabilitas. Acara ini merupakan kolaborasi antara PC Lakpesdam NU Sukoharjo dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) dalam rangka implementasi Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD).

Acara yang dihadiri oleh 50 peserta ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk perwakilan Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh perempuan, TP PKK Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda karang taruna, kelompok disabilitas, dan kelompok rentan. Kegiatan berlangsung di Aula Balai Desa Kayuapak mulai pukul 08.00 hingga 14.45 WIB, dan dipimpin oleh Moderator Raha Bistara, Koordinator Tim Teknis.

Mewujudkan Desa Inklusif

Acara ini dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua PC Lakpesdam NU Sukoharjo, Muhamad Zainuddin, dan Kepala Desa Kayuapak, Wahyu Jadmiko, SH. Dalam sambutannya, Wahyu Jadmiko menekankan pentingnya kesetaraan bagi semua warga desa tanpa memandang latar belakang, fisik, maupun status sosial. Ia menyatakan, “Desa Kayuapak berkomitmen untuk menjadi desa inklusif yang ramah bagi semua warga. Kami akan memastikan bahwa kelompok rentan dan disabilitas mendapatkan akses yang sama dalam pembangunan dan kehidupan sosial.”

Kirim Tulisan

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Nurul Hidayah, Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Darussalam Mojolaban. Beliau menyampaikan tiga poin utama dalam materi: pembangunan desa inklusif, pesan cinta damai, dan refleksi serta pengembangan potensi sumber daya manusia. Nurul menekankan bahwa inklusivitas bukan hanya sekadar akses fisik, tetapi juga melibatkan perubahan pola pikir masyarakat dalam menerima dan mendukung keberagaman. “Inklusivitas dimulai dari hati yang terbuka dan kebijakan yang mendukung kesetaraan,” ujar Nurul Hidayah.

Diskusi Aktif dan Gagasan Inklusif

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung dinamis dengan melibatkan enam peserta—tiga perempuan dan tiga laki-laki—yang menyuarakan berbagai pandangan terkait langkah konkret yang dapat diambil untuk mewujudkan desa inklusif. Salah satu usulan datang dari Ibu Siti, anggota TP PKK Desa, yang mengusulkan program pelatihan keterampilan bagi kelompok perempuan dan disabilitas sebagai upaya pemberdayaan ekonomi. Usulan ini disambut baik oleh Nurul Hidayah, yang menyarankan agar TP PKK menjadi jembatan antara pemerintah desa dan kelompok rentan.

Bapak Surono, seorang tokoh masyarakat, juga menyampaikan pentingnya peran tokoh masyarakat dalam menghapus stigma terhadap kelompok rentan. Ia mengusulkan agar tokoh masyarakat lebih aktif memberikan edukasi kepada warga melalui forum-forum lokal.

Di akhir sesi, diskusi ditutup dengan kesepakatan bahwa sinergi antar-elemen masyarakat sangat penting dalam mewujudkan desa inklusif. Moderator, Raha Bistara, menekankan bahwa inklusi harus menjadi prioritas dalam setiap perencanaan pembangunan desa dan melibatkan semua pihak, termasuk pemerintah, kelompok masyarakat, dan lembaga non-pemerintah.

Penggalian Gagasan Desa Inklusi

Setelah diskusi, acara dilanjutkan dengan sesi penggalian gagasan terkait implementasi desa inklusif. Beberapa gagasan utama yang muncul antara lain pembangunan infrastruktur ramah disabilitas, pelatihan keterampilan bagi kelompok rentan, partisipasi aktif kelompok disabilitas dalam pengambilan keputusan desa, serta pendirian pusat informasi dan konseling untuk disabilitas.

Kelompok pemuda dan karang taruna juga turut mengusulkan program-program edukasi inklusif dan kegiatan sosial yang melibatkan semua kelompok, termasuk penyandang disabilitas. Salah satu gagasan menarik yang diusulkan adalah pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang melibatkan disabilitas dan kelompok rentan untuk meningkatkan perekonomian lokal.

Komitmen dan Tindak Lanjut

Acara ini ditutup dengan pembacaan kesimpulan dan rekomendasi oleh Moderator. Beberapa poin penting yang dihasilkan dari acara ini adalah:

1. Pembangunan fasilitas umum yang ramah disabilitas harus menjadi prioritas.

2. Kelompok perempuan, pemuda, dan disabilitas harus terlibat aktif dalam musyawarah desa.

3. Edukasi tentang inklusi dan toleransi harus menjadi bagian dari program desa.

4. Desa perlu mengadakan program pelatihan keterampilan bagi kelompok rentan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mereka.

Kepala Desa Kayuapak, Wahyu Jadmiko, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menyusun rencana tindak lanjut berdasarkan hasil penggalian gagasan ini. “Kami akan bekerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan Desa Kayuapak yang inklusif dan ramah bagi semua warganya,” tegasnya. Dengan terlaksananya kegiatan ini, Desa Kayuapak semakin dekat dalam mewujudkan cita-cita sebagai desa inklusif, di mana setiap warganya memiliki kesempatan yang setara untuk berkontribusi dalam pembangunan dan kehidupan sosial.

    Share348Tweet218Share61Pin78SendShare
    Kirim Tulisan
    Redaksi

    Redaksi

    Please login to join discussion

    Terbaru

    Opini

    Mengapa Standar “Perempuan Baik” Tak Pernah Selesai?

    by Dinda Fatimah Zahra Syam Alfauzan
    23 July 2026
    0

    "Kamu hebat sekali. Sudah bekerja, tetap mengurus rumah, masih sempat menemani anak belajar." Kalimat seperti itu sering terdengar sebagai pujian....

    Read moreDetails
    Menginspirasi! Hiranindya Heryunanisita Ichwan Raih Penghargaan Bergengsi di AYIMUN BSD 2026

    Menginspirasi! Hiranindya Heryunanisita Ichwan Raih Penghargaan Bergengsi di AYIMUN BSD 2026

    22 July 2026
    Chelsi Chiapinsky yang Menginspirasi! Borong Emas di WICO 2026 Jadi Ketua OSIS Hingga Dunia Pageant dan Kecantikan

    Chelsi Chiapinsky yang Menginspirasi! Borong Emas di WICO 2026 Jadi Ketua OSIS Hingga Dunia Pageant dan Kecantikan

    22 July 2026
    Kisah Inspiratif Raissa Adelia, Raih Runner Up 2 Indonesia’s Girl 2026 dan Siap Tebar Dampak Positif

    Kisah Inspiratif Raissa Adelia, Raih Runner Up 2 Indonesia’s Girl 2026 dan Siap Tebar Dampak Positif

    16 July 2026
    Nayyara Azarine Farrashila Tampil Memukau di Indonesia Trend Fashion Week 2026, Bangga Angkat Wastra Indonesia

    Nayyara Azarine Farrashila Tampil Memukau di Indonesia Trend Fashion Week 2026, Bangga Angkat Wastra Indonesia

    10 July 2026
    Media Wanita

    Media Wanita menghadirkan berbagai informasi terbaru dan terpercaya tentang Wanita

    Follow Us

    Backlink

    Media Wanita, Pelataran, Berita Properti, Mobil Babe, Ada Apa, Satu Rumah, Puteri Anak & Remaja Banten, Anugerah Lima Bintang, Desta Semesta Anugerah, Anissa Quinn, Shira Dominique, Ry Hyori,

    Pemberitahuan

    MediaWanita.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan MediaWanita.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    KonMeWa

    KonMeWa adalah singkatan dari Kontributor Media Wanita yang merupakan perwakilan dari individu atau instansi yang bertanggung-jawab penuh atas semua tulisan yang diterbitkan di MediaWanita.com sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku di MediaWanita.com

    Lapor & Sanggahan

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 [email protected]

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Cyber
    • Syarat & Ketentuan Tulisan
    • Syarat dan Ketentuan
    • Disclaimer
    • Hubungi Kami

    © 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Gaya Hidup dan Hiburan
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Inspirasi
    • Kirim Tulisan
      • login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita