BEKASI, 14 Juli 2026 – Pakar parenting dan fun teaching Imas Maslahul Islahiah, M.Pd menjadi narasumber utama dalam Seminar Parenting yang diselenggarakan Sekolah Alam Bekasi (SASI) pada 14 Juli 2026. Dalam kegiatan yang dihadiri lebih dari 300 wali murid tersebut, Imas mengajak para orang tua untuk tidak hanya belajar memahami anak, tetapi juga mulai memahami dan menyembuhkan dirinya sendiri.
Mengangkat tema “Mewariskan Cinta Bagi Generasi Alpha, Memutus Luka Pengasuhan Melalui Healing Emosi Orang Tua,” Imas Maslahul Islahiah, M.Pd menyampaikan perspektif bahwa pengasuhan anak tidak dapat dipisahkan dari kondisi emosional orang tua.
Menurutnya, orang tua sering kali sibuk mencari berbagai metode terbaik untuk mendidik anak. Namun, dalam proses tersebut, ada satu hal yang terkadang terlupakan, yaitu kondisi emosional orang tua sendiri.
Pengalaman masa lalu, pola pengasuhan yang pernah diterima, tekanan kehidupan, serta emosi yang belum terselesaikan dapat memengaruhi cara seseorang berinteraksi dengan anak.
Melalui seminar tersebut, Imas mengajak para ayah dan bunda untuk melakukan refleksi terhadap dirinya sebelum terlalu jauh menuntut perubahan dari anak.
Imas Maslahul Islahiah, M.Pd Soroti Pentingnya Healing Emosi Orang Tua
Dalam penyampaian materinya, Imas Maslahul Islahiah, M.Pd menekankan bahwa membangun generasi yang sehat secara emosional perlu dimulai dari lingkungan terdekat anak, yaitu keluarga.
Anak tidak hanya belajar dari apa yang dikatakan orang tua. Mereka juga belajar dari cara orang tua menghadapi masalah, merespons kesalahan, mengendalikan kemarahan, menyampaikan kasih sayang, dan berkomunikasi dengan anggota keluarga lainnya.
Karena itu, orang tua perlu memiliki kesadaran bahwa proses pengasuhan bukan hanya tentang memperbaiki perilaku anak.
Proses tersebut juga menjadi perjalanan bagi orang tua untuk terus mengenali dirinya sendiri.
Tema memutus luka pengasuhan menjadi salah satu pembahasan penting dalam seminar. Imas mengajak peserta memahami bahwa seseorang dapat saja membawa pola pengasuhan dari masa kecilnya ke dalam keluarga yang dibangun saat ini.
Pola tersebut dapat muncul dalam bentuk cara berbicara, memberikan hukuman, merespons kesalahan, atau mengekspresikan emosi.
Dengan kesadaran dan refleksi, orang tua memiliki kesempatan untuk memilih pola yang lebih sehat bagi generasi berikutnya.
Lebih dari 300 Wali Murid Antusias Mengikuti Seminar
Seminar Parenting Sekolah Alam Bekasi berlangsung dengan antusiasme tinggi. Lebih dari 300 wali murid yang terdiri dari ayah dan bunda hadir mengikuti kegiatan tersebut.
Pendekatan Imas dalam menyampaikan materi membuat suasana seminar terasa hidup dan dekat dengan pengalaman para peserta.
Materi tidak hanya disampaikan dalam bentuk teori, tetapi juga dikaitkan dengan berbagai dinamika yang sering dihadapi orang tua dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta diajak melihat kembali hubungan mereka dengan anak, sekaligus memahami bagaimana kondisi emosional dapat memengaruhi cara seseorang menjalankan perannya sebagai orang tua.
Antusiasme peserta semakin terlihat ketika seminar memasuki sesi refleksi dan healing emosi.
Tetap Menjadi Pemateri Meski Masih dalam Masa Pemulihan
Kehadiran Imas Maslahul Islahiah, M.Pd dalam kegiatan tersebut memiliki cerita tersendiri.
Saat memenuhi undangan sebagai pemateri Seminar Parenting Sekolah Alam Bekasi, Imas masih berada dalam masa pemulihan setelah sakit selama hampir 11 hari.
Meski belum sepenuhnya pulih, kondisi tersebut tidak mengurangi semangatnya untuk memenuhi undangan dan berbagi ilmu dengan ratusan orang tua.
Sepanjang kegiatan, Imas tetap menyampaikan materi secara komunikatif dan interaktif. Peserta pun mengikuti seminar dengan penuh perhatian.
Komitmen tersebut membuat kegiatan semakin berkesan, terutama karena seminar tidak hanya menghadirkan pembahasan mengenai parenting, tetapi juga memberikan pengalaman emosional secara langsung kepada para wali murid.
Islamic Butterfly Hug, Metode Healing yang Dikembangkan dalam Penelitian
Salah satu sesi yang menjadi perhatian peserta adalah praktik Islamic Butterfly Hug, sebuah metode self-healing yang menjadi objek penelitian tesis S2 Imas Maslahul Islahiah, M.Pd.
Dalam seminar tersebut, Imas memimpin sesi healing terbuka secara massal yang diikuti oleh para wali murid.
Peserta diajak untuk berhenti sejenak dari berbagai rutinitas dan tuntutan kehidupan, kemudian melakukan refleksi terhadap emosi dan pengalaman yang selama ini mungkin tersimpan.
Suasana seminar pun berubah menjadi penuh haru.
Tidak sedikit peserta yang bercucuran air mata selama mengikuti sesi tersebut.
Islamic Butterfly Hug mengintegrasikan teknik Butterfly Hug dengan pendekatan nilai-nilai Islam. Prosesnya menggabungkan pengelolaan emosi dengan penguatan spiritual melalui unsur seperti niat, dzikir, afirmasi positif, dan tawakal.
Bagi Imas, perhatian terhadap kesehatan emosional menjadi bagian penting dalam proses membangun pola pengasuhan yang lebih sehat.
Mewariskan Cinta untuk Generasi Alpha
Selain membahas luka pengasuhan, Imas juga mengajak para orang tua memahami pentingnya membangun hubungan emosional yang sehat dengan Generasi Alpha.
Generasi Alpha tumbuh dalam lingkungan yang sangat berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Teknologi digital, informasi yang cepat, dan perubahan pola interaksi menjadi bagian dari kehidupan mereka sejak usia dini.
Namun, di tengah berbagai perubahan tersebut, kebutuhan anak terhadap kasih sayang dan rasa aman tetap menjadi hal mendasar.
Imas menekankan bahwa warisan orang tua kepada anak tidak hanya berupa pendidikan, fasilitas, atau materi.
Cara anak diperlakukan, didengarkan, dihargai, dan dicintai juga akan menjadi bagian dari pengalaman yang membentuk kehidupannya.
Karena itu, mewariskan cinta kepada Generasi Alpha dapat dimulai dari langkah sederhana, yaitu menghadirkan orang tua yang bersedia belajar memahami emosinya sendiri.
Pakar Parenting dan Fun Teaching dari PRIMAGO Consulting
Imas Maslahul Islahiah, M.Pd dikenal sebagai pakar parenting dan fun teaching dari PRIMAGO Consulting, konsultan pendidikan yang bergerak dalam pengembangan pendidikan sekolah Islam di Indonesia.
Melalui berbagai kegiatan seminar, pelatihan, dan pengembangan pendidikan, Imas aktif berbagi wawasan mengenai parenting, pendidikan anak, pengelolaan emosi, serta pembelajaran yang menyenangkan.
Kegiatan di Sekolah Alam Bekasi menjadi salah satu bentuk kontribusinya dalam mengajak para orang tua untuk melihat parenting sebagai proses yang tidak hanya berfokus pada anak.
Menurut pendekatan yang disampaikan dalam seminar tersebut, orang tua juga membutuhkan ruang untuk belajar, bertumbuh, dan memulihkan dirinya.
Seminar Ditutup dengan Penyerahan Sertifikat
Rangkaian Seminar Parenting Sekolah Alam Bekasi kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada Imas Maslahul Islahiah, M.Pd dari pihak sekolah.
Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi Imas sebagai pemateri dalam kegiatan yang diikuti ratusan wali murid.
Seminar ini meninggalkan pesan penting bagi para peserta bahwa menjadi orang tua merupakan proses belajar yang berlangsung sepanjang kehidupan.
Tidak ada orang tua yang harus sempurna. Namun, setiap orang tua memiliki kesempatan untuk belajar mengenali dirinya, memperbaiki pola komunikasi, mengelola emosi, dan membangun hubungan yang lebih sehat dengan anak.
Melalui seminar tersebut, Imas Maslahul Islahiah, M.Pd mengajak para orang tua untuk memulai perubahan dari dalam diri.
Sebab, sebelum berusaha mewariskan cinta kepada anak, orang tua juga perlu memiliki keberanian untuk memahami dan merawat luka emosionalnya sendiri.
Orang tua yang mulai berdamai dengan emosinya memiliki kesempatan lebih besar untuk menghadirkan cinta yang tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ingin Mengundang Imas Maslahul Islahiah, M.Pd?
Bagi sekolah, pesantren, lembaga pendidikan, komunitas, perusahaan, maupun organisasi yang ingin menghadirkan Imas Maslahul Islahiah, M.Pd sebagai narasumber seminar parenting, pelatihan guru, fun teaching, atau sesi healing emosi orang tua, dapat menghubungi:
WhatsApp: 0896-8970-0046
Hadirkankan seminar dan pelatihan yang inspiratif, edukatif, dan menyentuh untuk membantu orang tua, guru, serta pendidik membangun generasi yang sehat secara emosional.







