• Hubungi Redaksi
Kirim Tulisan
Akun Saya
Logout
Media Wanita
Kirim Tulisan
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Media Wanita
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Media Wanita
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

Redaksi by Redaksi
6 May 2026
in Berita Utama
A A
0
Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

859
SHARES
1.2k
VIEWS

Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Arifah Fauzi menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya (MRS), siswa salah satu SMKN di Samarinda. Kepergian MRS menjadi pengingat bagi kita semua bahwa negara harus hadir secara nyata dalam memastikan setiap anak mendapatkan haknya, termasuk hak atas pendidikan yang layak dan aman.

​ “Kejadian ini menjadi perhatian serius dan karena itu perlu di evaluasi secara menyeluruh” tegas Menteri PPPA, Arifah Fauzi.

Pemerintah perlu menelusuri akar permasalahan, mulai dari aspek administrasi kependudukan yang berpotensi menyebabkan keluarga tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), hingga kendala dalam akses terhadap program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Indonesia Pintar (PIP).

Kirim Tulisan

​ “Kemen PPPA akan berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait guna memastikan ketepatan sasaran program perlindungan sosial bagi anak” lanjutnya. “Kasus ini sangat menyayat hati, masih ada anak-anak Indonesia yang harus berjuang dalam keterbatasan demi memperoleh hak pendidikannya. Di tengah kondisi ekonomi keluarga yang memprihatinkan, ananda MRS tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk terus bersekolah. Semangat tersebut mencerminkan ketangguhan dalam mengejar cita-cita dengan berbagai keterbatasan meski akhirnya berakhir pilu”, ujar Menteri PPPA.

​ Menteri PPPA menegaskan, selain penanganan kasus, penguatan sistem pencegahan juga menjadi hal yang sangat penting, dan mengajak seluruh pihak untuk menguatkan ekosistem perlindungan anak yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Peran perangkat desa/kelurahan harus terus diperkuat, khususnya dalam pendataan warga dan kepedulian terhadap kondisi anak-anak di lingkungan sekitarnya.

​ “Kami juga terus mendorong penguatan inisiatif Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai wadah kolaborasi masyarakat dalam memastikan pemenuhan hak anak. Melalui RBI, diharapkan tidak ada lagi anak yang luput dari perhatian dan pengawasan dalam hal kesejahteraan dan perlindungannya,” jelas Menteri PPPA.

​ Menteri PPPA juga memberikan apresiasi kepada stakeholder di Samarinda yang terlah bergerak cepat menangani kasus.

​ “Apresiasi kepada Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kota Samarinda yang telah sigap merespon kasus ini. Lingkungan sekolah memiliki peran sentral dalam mendeteksi dan merespons kondisi siswa. Pemetaan kondisi ekonomi, kesehatan, serta psikososial siswa perlu dilakukan secara berkala oleh pihak sekolah,” tambah Menteri PPPA.

​ Penguatan konsep Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan. Melalui SRA, seluruh warga sekolah mulai dari guru, orang tua, komite, alumni, hingga dunia usaha, didorong untuk bersama-sama memastikan terpenuhinya hak dan perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Warga sekolah diharapkan dapat meningkatkan kepekaannya terhadap kondisi siswa, termasuk perubahan-perubahan yang terjadi pada mereka.

​ “Tentu kita semua berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Setiap anak Indonesia harus dapat mengakses pendidikan tanpa harus mengorbankan keselamatan dan kesehatannya. Momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat bahwa pendidikan yang aman, layak, dan bermutu adalah hak seluruh anak bangsa, tanpa terkecuali,” pungkas Menteri PPPA.

Sumber berita dan foto : Kementerian PPPA

    Tags: Kasus MRSMenteri PPPA
    Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
    Kirim Tulisan
    Redaksi

    Redaksi

    Please login to join discussion

    Terbaru

    Borong Dukungan Dispar Tangsel, Puteri Anak dan Remaja Banten 2026 Siap Bersinar di Ajang Nasional!
    Acara dan Event

    Borong Dukungan Dispar Tangsel, Puteri Anak dan Remaja Banten 2026 Siap Bersinar di Ajang Nasional!

    by Redaksi
    30 July 2026
    0

    Borong Dukungan Dispar Tangsel, Puteri Anak dan Remaja Banten 2026 Siap Bersinar di Ajang Nasional! Tangerang Selatan, 30 Juli 2026...

    Read moreDetails

    Mengapa Perempuan Harus Menjelaskan Pilihannya?

    29 July 2026

    Perempuan yang Selalu Dianggap Bisa: Ketika Ketangguhan Berubah Menjadi Beban Sosial

    29 July 2026
    Definisi Real Beauty! Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026 dan juga dihadiri oleh Puteri Anak dan Remaja Indonesia Banten 2025 Rayakan Hari Anak Nasional Bareng Anak-Anak Lapak Pemulung

    Definisi Real Beauty! Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten Rayakan Hari Anak Nasional Bareng Anak-Anak Lapak Pemulung

    28 July 2026
    Audellya Ambara Harsono Bawa Ratusan Buku dari Amerika untuk Anak Pesisir di Hari Anak Nasional

    Gen Z Waves! Audellya Ambara Harsono Bawa Ratusan Buku dari Amerika untuk Anak Pesisir di Hari Anak Nasional

    27 July 2026
    Media Wanita

    Media Wanita menghadirkan berbagai informasi terbaru dan terpercaya tentang Wanita

    Follow Us

    Backlink

    Media Wanita, Pelataran, Berita Properti, Mobil Babe, Ada Apa, Satu Rumah, Puteri Anak & Remaja Banten, Anugerah Lima Bintang, Desta Semesta Anugerah, Anissa Quinn, Shira Dominique, Ry Hyori,

    Pemberitahuan

    MediaWanita.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan MediaWanita.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    KonMeWa

    KonMeWa adalah singkatan dari Kontributor Media Wanita yang merupakan perwakilan dari individu atau instansi yang bertanggung-jawab penuh atas semua tulisan yang diterbitkan di MediaWanita.com sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku di MediaWanita.com

    Lapor & Sanggahan

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 [email protected]

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Cyber
    • Syarat & Ketentuan Tulisan
    • Syarat dan Ketentuan
    • Disclaimer
    • Hubungi Kami

    © 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Gaya Hidup dan Hiburan
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Inspirasi
    • Kirim Tulisan
      • login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita