• Hubungi Redaksi
Kirim Tulisan
Akun Saya
Logout
Media Wanita
Kirim Tulisan
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Media Wanita
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Media Wanita
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Menuntut Kesejahteraan dan Mencari Keadilan Untuk Guru Berujung di PHK

Redaksi by Redaksi
16 February 2025
in Berita Utama
A A
0
855
SHARES
1.2k
VIEWS

Jakarta, 15 Februari 2025 – Dunia pendidikan di DKI Jakarta dikejutkan dengan kabar pemecatan tidak hormat terhadap seorang guru berpengalaman, Sarmadi, S.Pd. Guru olahraga sekaligus pemerhati budaya silat ini telah mengabdi selama 30 tahun di salah satu lembaga pendidikan di DKI Jakarta. Namun, perjuangannya untuk kesejahteraan guru justru berakhir dengan pemecatan sepihak oleh beberapa pengurus Yayasan PKP DKI Jakarta.

Kronologi pemecatan ini bermula pada 19 Desember 2024, ketika Sarmadi bersama Forum Guru PKP DKI Jakarta menyuarakan kritik terhadap kebijakan yayasan yang dinilai merugikan para pendidik. Forum ini juga mengusulkan peningkatan kesejahteraan guru, yang seharusnya menjadi perhatian utama bagi pengelola pendidikan. Namun, aksi ini berujung pada ancaman dan intimidasi dari pihak yayasan, yang kemudian menuntut pembubaran forum dan pemecatan tidak hormat terhadap ketuanya.

Kirim Tulisan

“Pengurus sangat tidak memanusiakan manusia. Faktanya, mereka yang dipecat, termasuk saya, tidak mendapatkan mediasi atau pembinaan yang layak dari pihak pengurus PKP DKI Jakarta,” ujar Sarmadi.

Lebih lanjut, Sarmadi menegaskan bahwa kebebasan berpendapat seharusnya dihormati dalam sistem demokrasi. “Ini negara demokrasi, kalau dilarang mengkritik, lebih baik hidup saja di Korea Utara,” tambahnya.

Kasus ini menyoroti kondisi guru yang masih harus berjuang demi hak-haknya, meskipun mereka telah mengabdikan diri bertahun-tahun di dunia pendidikan. Banyak pihak kini menyoroti tindakan yayasan yang dinilai tidak mencerminkan nilai-nilai demokrasi dan keadilan. Berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi pendidikan dan serikat guru, diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap perjuangan Sarmadi dan rekan-rekannya agar kasus serupa tidak terulang di masa depan.

Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Yayasan PKP DKI Jakarta terkait pemecatan Sarmadi. Namun, para guru dan pendidik lainnya terus mendesak agar hak-hak mereka dipenuhi serta meminta kejelasan atas tindakan yang dinilai tidak adil ini. (RS)

    Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
    Kirim Tulisan
    Redaksi

    Redaksi

    Please login to join discussion
    Media Wanita

    Media Wanita menghadirkan berbagai informasi terbaru dan terpercaya tentang Wanita

    Follow Us

    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Cyber
    • Syarat & Ketentuan Tulisan
    • Syarat dan Ketentuan
    • Disclaimer
    • Hubungi Kami

    © 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Gaya Hidup dan Hiburan
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Inspirasi
    • Kirim Tulisan
      • login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita