• Hubungi Redaksi
Kirim Tulisan
Akun Saya
Logout
Media Wanita
Kirim Tulisan
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Media Wanita
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Media Wanita
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional, KKN-PPM 112 Unimal Melakukan Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pupuk Organik

Redaksi by Redaksi
19 January 2025
in Berita Utama
A A
0
854
SHARES
1.2k
VIEWS

Aceh Utara, 18 Januari 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pengabdian Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 112 Universitas Malikussaleh (Unimal) Melakukan kegiatan Sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik di gampong Keude Blang Mee Pulo Klat, Aceh Utara pada hari Sabtu (18/01/2025).

Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan pupuk organik ini merupakan salah satu dari program kerja KKN-PPM 112 Unimal yang mana kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan cara pembuatan pupuk organik sekaligus pelatihan cara membuatnya. Kegiatan ini dilakukan dengan alasan karena masyarakat gampong keude blang mee pulo klat memiliki mata pencaharian sebagai petani. Alat dan bahan untuk pembuatan pupuk organik juga sangat gampang dan mudah ditemui karena hanya menggunakan Kotoran hewan, daun-daun hijau, sekam padi bakar, jerami dan EM4 (Effective Microorganism 4).

Andri Sutrisno Boangmanalu sebagai salah satu anggota kelompok KKN-PPM 112 Unimal sekaligus narasumber menyebutkan “banyak kotoran hewan di gampong ini yang tidak digunakan dan dibuang begitu saja serta banyak warga yang kurang mengetahui cara membuat pupuk organik sehingga kami berinisiasi membuat sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik ini”.

“Untuk membuat pupuk organik ini bahannya sangat mudah seperti kotoran hewan, sekam padi bakar, EM4, daun-daun hijau, jerami, yakult dan gula merah, nantinya semua bahan ini akan dicampur semua dan didiamkan selama kurang lebih 1 bulan di tempat yang kedap udara” tambahnya.

Zulbahri selaku sekretaris desa menyebutkan “banyak masyarakat yang menggunakan pupuk kimia karna lebih efektif dan cepat sehingga dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat beralih menggunakan pupuk organik”

Kirim Tulisan

Tri Ananda Rivalzi selaku ketua kelompok KKN-PPM 112 Unimal berharap “Dengan adanya kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini masyarakat dapat menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar mereka untuk membuat pupuk organik dan tidak menggunakan pupuk kimia yang lama-lama dapat merusak unsur tanah”

Semoga kegiatan sosialisasi dan pelatihan pupuk organik ini dapat membuat langkah baru dalam bertani pada masyarakat gampong keude blang mee pulo klat dan masyarakat tidak lagi menggunakan pupuk berbahan kimia.

 

 

    Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
    Kirim Tulisan
    Redaksi

    Redaksi

    Please login to join discussion
    Media Wanita

    Media Wanita menghadirkan berbagai informasi terbaru dan terpercaya tentang Wanita

    Follow Us

    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Cyber
    • Syarat & Ketentuan Tulisan
    • Syarat dan Ketentuan
    • Disclaimer
    • Hubungi Kami

    © 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Gaya Hidup dan Hiburan
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Inspirasi
    • Kirim Tulisan
      • login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita