• Hubungi Redaksi
Kirim Tulisan
Akun Saya
Logout
Media Wanita
Kirim Tulisan
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Media Wanita
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Media Wanita
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Penerapan Teknologi AI di Sektor Bisnis Indonesia Tahun 2025

Arumka by Arumka
22 November 2024
in Berita Utama
A A
1
teknologi AI
865
SHARES
1.3k
VIEWS

Teknologi AI sudah banyak berkembang dan beredar dalam dunia sekitar kita. Tidak hanya dalam social media, dunia kreatif digital, design dan lainnya, dunia AI pun telah merambah masuk ke dalam faktor yang lebih besar dan kompleks terutama dalam dunia bisnis.

Semenjak boomingnya AI besutan dari perusahaan OpenAI yaitu Chat GPT, dunia seketika mengalami revolusioner besar dan terasa melangkah jauh lebih maju, jauh dari software dan aplikasi-aplikasi AI sebelum Open AI.

Perkembangan AI yang telah melangkah dan berkembang jauh ini tentunya bisa membawa angin segar bagi kemajuan dunia AI di Indonesia terutama penggunaan AI dalam lini industri bisnis baik dalam industri perbankan, fast moving consumer goods (FMCG) , retail, logistik transport dan lainya bahkan sampai level usaha kecil menengah (UMKM)

Dalam hal ini, Terralogiq ingin memaparkan bagaimana Outlook, trend dan potensi masa depan 2025 dalam penerapan teknologi AI bagi dalam sektor bisnis.

Euforia dalam teknologi AI di Indonesia 

Meledaknya teknologi AI besutan Sam Altman dari perusahaan Open AI tentunya melahirkan platform dan teknologi AI baru yang juga ikut bermain di pasar. 

Meledaknya teknologi tersebut tentunya melahirkan banyak sekali peluang untuk dimaksimalkan terutama untuk pengembangan, efisiensi, efektifitas dan analisis kompleks dalam dunia bisnis.

Mengutip dari sumber Bisnis Tekno, Perusahaan teknologi ternama IBM memaparkan alasan mengapa teknologi AI di Indonesia membawa prospek yang cerah di Indonesia pada tahun 2025 mendatang. 

Presiden Direktur IBM Indonesia Roy Kosasih mengatakan bahwa, teknologi AI sudah menjadi kebutuhan dasar dan bukan lagi sekedar euforia atau hype belaka saja. 

Beberapa petinggi perusahaan di Indonesia melakukan survey yang dimana para karyawan sudah harus mengadopsi AI dalam pekerjaan mereka. 

Tantangan yang dihadapi 

Dengan gemerlapnya AI yang semakin berkembang dan masif, tentunya tidak lepas dari tantangan yang dihadapi untuk mempersiapkan sumber daya dan pengimplementasian AI tersebut.

Mengutip dari Infobanks terkait pernyataan Executive Vice President of Enterprise IT Architecture, Data Management and Service Quality Group Bank BCA, Lily Wongso, ada beberapa tantangan yang setidaknya dihadapi dalam penerapan teknologi AI di Indonesia yang diantaranya adalah; Sumber Daya Manusia (SDM), standarisasi data, regulasi AI dan penyelarasan bisnis. 

Pernyataan dari Executive Vice President of Enterprise IT Architecture Bank BCA menjadi sebuah bukti juga bahwa walaupun teknologi AI memiliki prospek dan outlook yang luar biasa pada tahun 2025, tetap memiliki tantangan yang harus dihadapi. 

Sumber daya manusia

Sumber daya manusia menjadi salah satu faktor terpenting dalam komponen penggerak AI yang dimana, teknologi AI sendiri tidak bisa bergerak tanpa adanya faktor manusia baik dalam segi maintenance, security, pengoprasian AI dan masih banyak lagi. Jika segi sumber daya tidak memadai maka akan menjadi ketimpangan untuk teknologi AI itu berjalan

Perlunya standarisasi data 

Lily Wongso juga mengatakan bahwa standarisasi data untuk penerapan AI juga menjadi hal yang krusial harus dihadapi yang tentunya bertujuan untuk mengurangi bias pada saat AI memproses data.

Lily Wongso menyimpulkan data transaksi sangat beragam dan perlu distandarisasi sebelum diproses oleh AI agar data tersebut bisa dipertanggungjawabkan keabsahannya 

Regulasi AI

Lily Wongso juga menyampaikan bahwa regulatory dan compliance juga salah satu aspek yang penting. Dalam hal ini, implementasi kebijakan teknologi AI diharapkan tidak hanya untuk menerapkan soal governance dan juga privasi, tetapi juga aspek fairness dan transparansi 

Studi kasus penerapan AI di Indonesia 

Walaupun perkembangan teknologi dan outlook AI di Indonesia mengalami sejumlah tantangan, hal tersebut tidak menjadi halangan yang signifikan bagi pengimplementasiannya. 

Terdapat beberapa studi kasus yang tentunya menarik untuk kita lihat bagaimana implementasi AI di beberapa industri yang juga bisa menjadi bukti bahwa outlook AI di Indonesia berpotensi cerah

Berikut beberapa studi kasus dikutip dari ITG.id penerapan AI di tiga industri di Indonesia 

AI di sektor keuangan 

Sektor keuangan menjadi sektor yang paling terdepan mengimplementasikan teknologi AI yang dimana mereka sudah menyadari bahwa peranan teknologi AI sudah sangat penting untuk menganalisis model risiko dan mendeteksi penipuan. 

Dengan algoritma pembelajaran mesin, mereka bisa menganalisis transaksi secara realtime dan mengidentifikasi aktivitas mencurigakan lebih cepat dibanding cara tradisional 

AI di sektor retail

Mengkombinasikan teknologi AI dalam sektor retail bisa menciptakan kesinambungan yang harmonis dimana industri retail tentunya harus lebih bisa menyerap dan mengadaptasi teknologi tersebut untuk memantau manajemen inventaris aset dan memaksimalkan pengalaman pelanggan dengan bantuan AI seperti memantau kepuasan pelanggan dan peningkatan penjualan. 

Kirim Tulisan

AI di sektor infrastruktur 

Industri infrastruktur tentunya dapat meningkat lebih pesat jika mengadopsi teknologi AI dalam proses produksi dan pengoprasiannya. AI tentunya dpat membantu mengurangi downtime mesin dan tingkatkan efisiensi operasional yang tentu juga berperan penting untuk tetap kompetitif di pasar industri manufaktur 

Penutup

Outlook perkembangan teknologi AI dan penerapannya di Indonesia pada tahun 2025 mendatang tentunya sangat menjanjikan bagi banyak sektor industri. 

Walau dalam penerapannya masih perlu regulasi dan pemberdayaan sumber daya manusia yang memadai, bukan berarti itu menjadi suatu halangan yang besar dan sulit untuk dilewati. 

Dengan pengembangan sumber daya yang tepat dan regulasi yang pas, outlook penerapan AI 2025 di Indonesia tentu akan tercapai dan teroptimalisasi dengan lancar.

    Share346Tweet216Share61Pin78SendShare
    Kirim Tulisan
    Arumka

    Arumka

    WFH Mom Warrior.

    Please login to join discussion
    Media Wanita

    Media Wanita menghadirkan berbagai informasi terbaru dan terpercaya tentang Wanita

    Follow Us

    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Cyber
    • Syarat & Ketentuan Tulisan
    • Syarat dan Ketentuan
    • Disclaimer
    • Hubungi Kami

    © 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Gaya Hidup dan Hiburan
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Inspirasi
    • Kirim Tulisan
      • login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita