Jakarta—Bagi banyak anak muda, Car Free Day (CFD) identik dengan olahraga, berburu kuliner, atau sekadar menikmati suasana akhir pekan. Namun, Minggu (28/6/2026) dimanfaatkan dengan cara berbeda oleh kader PW IPPNU DKI Jakarta. Melalui kegiatan Jalan Santai Bersama Ibu yang diselenggarakan Pengurus Pusat Majelis Alumni (PP MA) IPPNU, mereka menjadikan ruang publik sebagai tempat belajar, memperluas jejaring, dan menguatkan semangat khidmah.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Bundaran HI itu diikuti alumni dan kader IPPNU serta dihadiri para aktivis perempuan dari Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Sejumlah pemeran film Jangan Buang Ibu, di antaranya Nirina Zubir dan Mpok Ati, turut hadir memeriahkan kegiatan yang mengusung semangat penghormatan kepada ibu dan kepedulian terhadap perempuan.
Ketua PW IPPNU DKI Jakarta Fithri Farhana mengaku bersyukur kader IPPNU DKI Jakarta mendapat kesempatan mengikuti kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada MA IPPNU yang telah memberikan kader IPPNU DKI Jakarta kesempatan untuk mengikuti kegiatan Jalan Santai Bersama Ibu ini secara gratis dengan berbagai benefit yang disediakan. Kegiatan ini bukan hanya menjadi momen olahraga bersama dan ajang silaturahmi yang hangat antara alumni dan kader IPPNU, tetapi juga menghadirkan pesan yang begitu bermakna melalui papan harapan yang berisi pesan dari anak untuk ibunya,” ujar Fithri.
Selain menempuh rute jalan santai dari kawasan Hotel Grand Sahid menuju Bundaran HI dan kembali ke titik awal, peserta juga menikmati berbagai rangkaian kegiatan, seperti hiburan musik, pembagian doorprize, layanan pemeriksaan gula darah, stan kuliner, serta memperoleh jersey, makanan, air mineral, dan tiket menonton film Jangan Buang Ibu. Salah satu momen yang paling berkesan ialah papan harapan yang dipenuhi pesan dan doa untuk ibu dari para peserta.
Bagi kader PW IPPNU DKI Jakarta, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang lebih dari sekadar mengikuti sebuah acara. Perjumpaan dengan para alumni, aktivis perempuan, dan berbagai elemen masyarakat membuka ruang untuk belajar, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring yang akan menjadi bekal dalam menjalankan khidmah di tengah masyarakat.
Semangat itulah yang ingin terus dirawat PW IPPNU DKI Jakarta. Di tengah ruang publik yang akrab dengan generasi muda seperti CFD, kader tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga menunjukkan bahwa anak muda mampu mengisi akhir pekan dengan aktivitas yang sehat, produktif, dan bermakna. Dari langkah-langkah sederhana itu, tumbuh optimisme bahwa kader perempuan NU akan terus berkembang, saling menguatkan, dan mengambil peran nyata dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.(*)

