Media Wanita, Salatiga, (7/5/2026) – Masa remaja sering menjadi fase penting dalam membentuk arah serta karakter seseorang. Berbagai pengalaman yang dijalani sejak bangku sekolah perlahan membangun cara pandang, kemampuan bersosialisasi, hingga keberanian mengambil peran dalam lingkungan sekitar. Hal tersebut terlihat pada sosok Laura Indah Permata Dewi, pelajar muda asal Salatiga yang aktif membangun pengalaman melalui organisasi, kepemimpinan, serta berbagai aktivitas pengembangan diri.
Laura Indah Permata Dewi lahir pada 7 Juni 2007 dan dikenal sebagai siswi SMK Negeri 1 Salatiga yang mengambil jurusan kuliner. Sosok Laura bukan hanya dikenal sebagai pelajar biasa, melainkan figur muda yang aktif pada berbagai organisasi pelajar tingkat sekolah hingga Jawa Tengah. Laura tercatat sebagai purna anggota OSIS SMK Negeri 1 Salatiga sekaligus pernah mengemban amanah sebagai bendahara OSIS SMK Negeri 1 Salatiga. Kiprahnya tidak berhenti pada lingkungan sekolah, karena Laura juga menjadi bagian dari Forum OSIS Kota Salatiga serta dipercaya menjalankan peran sebagai bendahara Forum OSIS Kota Salatiga. Jaringan organisasinya semakin luas setelah bergabung bersama Forum OSIS Jawa Tengah sebagai anggota internal. Aktivitas tersebut menunjukkan kemampuan Laura dalam membangun komunikasi, menjaga tanggung jawab organisasi, serta memperluas relasi antarpelajar. Kehadirannya pada media sosial melalui akun Instagram @lauraindhh_ turut menjadi ruang untuk berbagi aktivitas serta perjalanan kesehariannya.

Perjalanan organisasi yang dijalani Laura memperlihatkan konsistensi dalam membangun pengalaman kepemimpinan sejak usia muda. Posisi bendahara yang pernah diemban menunjukkan tingkat kepercayaan yang diberikan lingkungan organisasi terhadap kemampuannya dalam mengelola tanggung jawab serta menjaga koordinasi internal. Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk kedisiplinan dan kemampuan bekerja sama. Aktivitas Laura juga berkembang pada lingkungan kerohanian pelajar. Laura diketahui pernah menjadi purna wakil ketua Rohis Kota Salatiga, sebuah pengalaman yang memperlihatkan keterlibatan aktif dalam kegiatan pembinaan karakter dan spiritualitas pelajar. Pengalaman organisasi tersebut membentuk keseimbangan antara kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta penguatan nilai personal dalam kehidupan sehari-hari.
Kesibukan organisasi tidak membuat Laura kehilangan ruang untuk menikmati aktivitas yang menjadi kegemarannya. Ketertarikan terhadap alam menjadi salah satu sisi yang cukup menonjol dari dirinya. Gunung, pantai, hingga air terjun menjadi bagian dari tempat yang sering dikunjungi untuk menikmati suasana alam terbuka. Namun, aktivitas mendaki gunung menjadi pengalaman yang paling disukai karena memberikan sensasi perjalanan, tantangan, sekaligus ketenangan yang berbeda. Ketertarikan terhadap dunia kuliner juga berkembang sejalan dengan jurusan pendidikan yang ditempuh. Kegemaran mengeksplorasi berbagai coffeshop di Salatiga menjadi bagian dari aktivitas yang sering dilakukan. Bukan hanya sekadar menikmati makanan atau suasana, aktivitas tersebut juga menjadi ruang untuk memperluas wawasan serta mengenal berbagai konsep usaha kreatif yang berkembang pada kalangan anak muda.

Semangat Laura dalam mengembangkan diri terlihat melalui kebiasaannya mengikuti seminar baik secara online maupun offline. Ketertarikan mengikuti berbagai kegiatan tersebut muncul karena keinginan untuk mendapatkan pengalaman baru sekaligus memperluas jaringan pertemanan. Melalui berbagai kegiatan seminar dan forum pelajar, Laura berhasil membangun relasi dengan banyak teman dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Kemampuan membangun jaringan sejak usia muda menjadi salah satu nilai penting dari perjalanan yang dijalani. Lingkungan organisasi, forum pelajar, hingga kegiatan seminar memberikan ruang bagi Laura untuk memahami banyak perspektif serta memperkuat kemampuan sosial yang kelak menjadi bekal penting pada masa depan.
Perjalanan Laura Indah Permata Dewi menunjukkan bahwa masa sekolah bukan hanya tentang aktivitas akademik, melainkan juga ruang pembentukan karakter, pengalaman, dan relasi sosial yang luas. Konsistensi dalam organisasi, ketertarikan terhadap alam, semangat mengeksplorasi dunia kuliner, serta keberanian membuka diri terhadap pengalaman baru menjadi bagian dari proses panjang yang membentuk identitas dirinya hingga saat ini. Langkah yang dijalani Laura sekaligus menjadi gambaran bahwa generasi muda memiliki peluang besar untuk berkembang melalui berbagai ruang aktivitas positif. Pengalaman organisasi, jejaring pertemanan, serta keberanian mencoba hal baru menjadi modal penting yang mampu membuka lebih banyak kesempatan pada masa mendatang.

