• Hubungi Redaksi
Kirim Tulisan
Akun Saya
Logout
Media Wanita
Kirim Tulisan
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Media Wanita
  • Berita Utama
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Inspirasi
  • Kirim Tulisan
    • login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Media Wanita
No Result
View All Result
Home Ragam

Menyelam di Lumpur, Memeluk Mimpi: Kisah Gadis Pencari Lokan Asal Singkil Tembus PTN

Rahmawan Cibro by Rahmawan Cibro
18 June 2026
in Ragam
A A
0
865
SHARES
1.3k
VIEWS

ACEH SINGKIL — Udara subuh pesisir barat selatan Aceh masih terasa menusuk tulang, namun Nisa (20) sudah berdiri di tepi sungai berair keruh. Sementara gadis-gadis seusianya mungkin masih tertidur lelap, Nisa bersiap merendam tubuhnya ke dalam air payau. Tujuannya hanya satu: mencari lokan demi menyambung mimpi duduk di bangku perguruan tinggi.

​Kisah Nisa bukanlah cerita fiksi layar kaca, melainkan potret nyata kerasnya perjuangan perempuan muda Singkil dalam mendobrak batas kemiskinan melalui jalur pendidikan.

​Bertaruh Nyawa di Dasar Sungai

​Lahir dari keluarga nelayan kecil dan pembuat kue tradisional, Nisa sadar bahwa biaya pendaftaran kuliah dan uang saku tidak akan jatuh dari langit. Ia memilih banting tulang menjadi penyelam lokan (kerang sungai khas Singkil), pekerjaan kasar yang menuntut ketahanan fisik luar biasa.

​Rutinitas Nisa setiap harinya sangat jauh dari gemerlap kehidupan remaja:

​Pukul 05.00 WIB: Turun ke sungai, menyelam, dan meraba dasar lumpur yang tebal.

​Risiko Harian: Menghadapi ancaman goresan cangkang tajam, gigitan lintah, hingga kewaspadaan ekstra terhadap buaya muara.

​Pukul 13.00 WIB: Merebus dan mengupas daging kerang untuk disetor kepada pedagang sate lokan di pusat pasar Singkil.

​Setiap Rupiah dari keringat bercampur lumpur itu tak pernah ia gunakan untuk bersenang-senang, melainkan langsung masuk ke dalam kaleng biskuit bekas—celengan masa depannya.

​Tabel: Garis Waktu Perjuangan Nisa

Waktu / FaseAktivitas PerjuanganHasil / Tujuan

Pagi – SiangMenyelam dan mencari lokan di sungai Singkil.Mengumpulkan tabungan biaya pendaftaran.

Sore – Merebus, mengupas, dan menjual daging lokan.Setoran tunai harian ke pedagang pasar.

Malam – HariBelajar soal SNBT secara otodidak.Persiapan tes masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Pasca Lulus Bekerja ganda (buruh cuci) & merantau.Membayar UKT dan biaya hidup di Banda Aceh.

Buku Usang di Bawah Lampu Redup

​Rasa lelah menyelam seharian sering kali membuat seluruh persendiannya ngilu. Namun, malam hari adalah waktu suci bagi Nisa. Dengan tangan yang kasar dan berkapalan, ia membuka buku-buku bekas latihan soal Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

​Di bawah cahaya lampu rumah panggungnya yang redup, ia tekun mempelajari penalaran matematika dan literasi. Tidak ada bimbingan belajar mahal, apalagi fasilitas internet cepat. Modalnya hanyalah tekad yang mengalahkan rasa kantuk.

​”Lumpur Singkil boleh menempel di badanku hari ini, tapi besok, toga kebanggaan yang akan melekat di pundakku,” ujar Nisa saat mengenang kembali hari-hari beratnya.

​Lulus PTN dan Ujian Baru

​Kerja keras memang tidak pernah mengkhianati hasil. Tangis haru pecah di rumah panggung kecil itu saat nama Nisa dinyatakan LULUS di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka di Banda Aceh.

​Namun, ujian sesungguhnya baru saja dimulai: Membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya keberangkatan. Tabungan kaleng biskuitnya ternyata belum mencukupi.

​Demi melihat sang anak merantau dengan kepala tegak, keluarga ini melakukan pengorbanan luar biasa:

Kirim Tulisan

​Nisa mengambil kerja tambahan sebagai buruh cuci tetangga.

​Sang Ibu merelakan sepasang anting emas seberat dua gram, sisa mas kawinnya, untuk dijual.

​Sang Ayah meminjam modal dari toke (pengepul) ikan, dengan jaminan hasil pancingan selama setahun ke depan.

​Pesan Tangguh dari Pesisir

​Kini, Nisa telah berada di Banda Aceh. Ia merantau tidak dengan koper mahal, melainkan tas kain sederhana berisi buku, baju seadanya, serta bekal ikan salai (ikan asap) dan sate lokan dari ibunya. Di sela-sela jadwal kuliahnya, Nisa tetap bekerja paruh waktu mulai dari menjaga tempat fotokopi hingga menjadi guru les, agar tak lagi membebani orang tuanya.

​Kisah Nisa dari tepian Sungai Singkil ini menampar kita dengan realitas yang menginspirasi. Ia membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah vonis mati bagi masa depan. Di balik lumpur sungai dan kerasnya cangkang lokan, lahir seorang perempuan tangguh yang siap mengubah sejarah keluarganya.

    Tags: Gadis Pencari LokanKisah Gadis Pencari Lokan Asal Singkil Tembus PTNLokanMemeluk MimpiMenyelam di LumpurSingkil
    Share346Tweet216Share61Pin78SendShare
    Kirim Tulisan
    Rahmawan Cibro

    Rahmawan Cibro

    Please login to join discussion

    Terbaru

    Borong Dukungan Dispar Tangsel, Puteri Anak dan Remaja Banten 2026 Siap Bersinar di Ajang Nasional!
    Acara dan Event

    Borong Dukungan Dispar Tangsel, Puteri Anak dan Remaja Banten 2026 Siap Bersinar di Ajang Nasional!

    by Redaksi
    30 July 2026
    0

    Borong Dukungan Dispar Tangsel, Puteri Anak dan Remaja Banten 2026 Siap Bersinar di Ajang Nasional! Tangerang Selatan, 30 Juli 2026...

    Read moreDetails

    Mengapa Perempuan Harus Menjelaskan Pilihannya?

    29 July 2026

    Perempuan yang Selalu Dianggap Bisa: Ketika Ketangguhan Berubah Menjadi Beban Sosial

    29 July 2026
    Definisi Real Beauty! Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026 dan juga dihadiri oleh Puteri Anak dan Remaja Indonesia Banten 2025 Rayakan Hari Anak Nasional Bareng Anak-Anak Lapak Pemulung

    Definisi Real Beauty! Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten Rayakan Hari Anak Nasional Bareng Anak-Anak Lapak Pemulung

    28 July 2026
    Audellya Ambara Harsono Bawa Ratusan Buku dari Amerika untuk Anak Pesisir di Hari Anak Nasional

    Gen Z Waves! Audellya Ambara Harsono Bawa Ratusan Buku dari Amerika untuk Anak Pesisir di Hari Anak Nasional

    27 July 2026
    Media Wanita

    Media Wanita menghadirkan berbagai informasi terbaru dan terpercaya tentang Wanita

    Follow Us

    Backlink

    Media Wanita, Pelataran, Berita Properti, Mobil Babe, Ada Apa, Satu Rumah, Puteri Anak & Remaja Banten, Anugerah Lima Bintang, Desta Semesta Anugerah, Anissa Quinn, Shira Dominique, Ry Hyori,

    Pemberitahuan

    MediaWanita.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan MediaWanita.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    KonMeWa

    KonMeWa adalah singkatan dari Kontributor Media Wanita yang merupakan perwakilan dari individu atau instansi yang bertanggung-jawab penuh atas semua tulisan yang diterbitkan di MediaWanita.com sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku di MediaWanita.com

    Lapor & Sanggahan

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 [email protected]

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Cyber
    • Syarat & Ketentuan Tulisan
    • Syarat dan Ketentuan
    • Disclaimer
    • Hubungi Kami

    © 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Gaya Hidup dan Hiburan
    • Kesehatan dan Kecantikan
    • Inspirasi
    • Kirim Tulisan
      • login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Media Wanita - Informasi dan Berita Khusus Wanita